1 Seni bangunan. Di Indonesia, seni dan arsitektur bangunan islamsangat menarik, unik,dan akulturatif. pada zaman perkembangan islam, seni bangunan yang menonjol adalah masjid daan menaranya serta makamnya. a. Masjid dan menara. Berdasarkan jumlah atapnya, masjid-masjid kuno dapat dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu sebagai berikut. 1.
Takheran, interior masjid merupakan gabungan antara etnis Cina dan Betawi. Mihrab khatib dengan ukiran Cina terlihat masih dipertahankan di masjid tersebut. Sementara atap masjid dibiarkan melengkung layaknya bangunan Cina. "Untuk jendela-jendela pakai kayu dengan pintu lebar, sampai ukiran mawar yang berada di 8 tiang penyangga masjid. Itu
Jakarta - Mulai dari Perlak di tahun 840 Masehi, kerajaan-kerajaan Islam mulai tersebar ke seluruh nusantara. Meninggalkan banyak peninggalan yang hingga saat ini bisa kita lihat secara langsung. Ragam peninggalan atau bukti sejarah tersebut di antaranya adalah batu nisan dan makam raja-raja, mata uang dirham, museum, benteng, patung, hingga masjid.Selain
Peninggalanpeninggalan ini dapat membantumu untuk mengetahui sejarah. Tentu saja sejarah negara kita, yaitu Indonesia. Berdasarkan jenisnya, peninggalan sejarah dapat dikelompokkan sebagai berikut. 1. Bangunan . Peninggalan sejarah berupa bangunan antara lain candi, prasasti, yupa, patung, relief, gapura, masjid, dan benteng. 2. Karya sastra/kitab
.
Masjid Peninggalan Kerajaan Islam β Interaksi agama Islam dan Nusantara sudah terjalin sejak lama. Pernah puia berdiri berbagai kerajaan di Nusantara, seperti Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Mataram, Kerajaan Demak, Kerajaan Cirebon dan masih banyak lagi. Dari beberapa Kerajaan Islam meninggalkan beberapa bangunan bersejarah, seperti Keraton, Pesantren dan Masjid. Sebagai pusat dari kajian keislaman, Masjid menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kerajaan Islam. Beberapa Masjid Peninggalan Kerajaan Islam masih kokoh berdiri di berbagai daerah. Ada yang pernah dihancurkan penjajah, kemudian dibangun kembali. Dan ada pula yang tetap megah berdiri walau diterjang bencana alam. Sumber Dibawah ini ulasan lengkap mengenai Masjid peninggalan kerajaan Islam yang masih megah berdiri di Indonesia. Masjid Agung Demak Sumber Masjid dibangun pada tahun 1466 oleh raja pertama dari Kesultanana Demak, bersama para Wali Songo. Kemudian pembangunan masjid ini selesai pada tahun 1479. Bangunan utama masjid ini ditopang oleh empat tiang utama yang diberi nama saka guru. Menariknya, salah satu tiang terbuat dari sepihan kayu yang dinamakan saka latal. Sedangkan di samping masjid terdapat Museuym Masjid Agung Demak. Di dalam museum terdapat berbagai koleksi unik masjid yang bersejarah. Contohnya sepeti Beduk dan Kentongan yang dulunya dibuat oleh Para Wali Songo. Ada juga peninggalan dari Sunan Bonang berupa kitab tafsi Al-Qurβan Jus 15-30 yang ditulis tangan oleh Beliau. Selain itu, peninggalan dari Sunan Kalijaga Beruapa sepotong kayu. Dan masih banyak lainnya. Masjid Sultan Ternate Sumber Masjid ini dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Zainal Abidin. Namun, ada pendapat yang mengatakan pendirian masjid ini sekitar awal abad ke-17. Bahkan sampai saat ini belum diketahui angka pasti mengenai waktu tepat berdirinya Masjid Sultan Ternate. Kemegahan masjid ini menjadi simbol keberadaaan kerajaan islam di wilayah timur nusantara. Kerajaan ternate menetapkan Islam sebagai agama resmi kerajaan, tepatnya pada tahun 1486 Masehi. Selain itu, kerajaan juga memberlakukan hukum islam dan dibentuk lembaga yang sesuai dengan syariat islam. Serta kerajaan melibatkan para ulama dalam mengatur pemerintahannya. Masjid Agung Banten Sumber Masjid Agung Banten dibangun pada tahun 1560 pada masa pemerintahan sultan pertama dari Kesultananan Banten, Sultan Maulana Hasaniddin. Arsitek masjid ini bernama Tjek Ban Tjut, seorang arsitek dari Cina. Pada bagian atap bangunan Masjid Agung Banten menyerupai pagoda khas Cina. Sedangkan Untuk menara masjid memiliki tinggi 24 meter yang dibnagun oleh Hendrik Lucasz Cardeel, arsitek dari belanda. Menara Masjid Agung Banten terletak di sisi timur banyak dijadikan tempat wisata. Karena memang menara masjid ini yang di arsiteki oleh Cardeel begitu unik. Selain itu, arsitek dari belanda itu juga membangun bangunan khusus di sisi selatan masjid. Dulunya tempat itu digunakan sebagai tempat musyawarah. Untuk di sisi utara dan selatan terdapat makam para Sultan Banten dan Keluarganya. Masjid Raya Baiturrahman Aceh Sumber Youtube Masjid kebanggaan masyarakat aceh ini dibangun pada 1612 oleh Sultan Iskandar Muda. Ada juga yang berpendapat bahwa masjid ini di bangun oleh sultan Alaidin Mahmusyah pada tahun 1292. Masjid Peninggalan Kerajaan Islam ini pernah di hancurkan belanda pada tahun 1873. Akan tetapi pada tahun 1877 dibangaun kembali oleh belanda sendiri sebegai bentuk permintaan maaf. Pembangunan ulang masjid dilakukan pada tahun 1879. Waktu pembangunan masjid ini kurang lebih memakan waktu 4 tahun, atau selesai dibangun pada tahun 1883. Pada tahun 2004 ketika terjadi bencana Tsunami di aceh, masjid ini tetap megah berdiri. Masjid raya baiturrahman juga dijadikan tempat pengungsi saat itu. Masjid Katangka Sumber Menurut beberapa sumber, Masjid Katangka dibangun pada tahun 1603. Masjid ini merupakan Masjid Peninggalan Kerajaan Islam yaitu Kerajaan Gowa. Masjid ini menjadi salah satu masjid tertua di Provinsi Sulawesi Selatan. Asal kata nama masjid ini juga unik. Kata Katangka dijadikan nama masjid ini dikarenakan bahan baku pembuatan masjid menggunakan pohon Katangka. Masjid Raya Medan Sumber Masjid Raya Medan dibangun pada tahun 1906, dikenal juga dengan nama Masjid Al-Mashun. Pada tahun 1909 masjid ini selesai dibangun oleh Sultan Maβmun Al Rasyid perkasa alam. Penampakan Masjid ini dibangun semegah mungkin oleh Sultan Maβmun. Menurut beliau, masjid haruslah lebih megah dibandingkan dengan Istana Maimun, sebuah istana milik sultan. Untuk membangun masjid ini, bahan banguanan dan rancangan masjid dimpor dari luar negeri. Baha masjid seperti marmer untuk dekorasi masjid di impor dari Italia dan Jerman. Kemudian kaca patri dari Cina dan lampu gantung dari Prancis. Sedangkan untuk merancang masjid, sang Sultan menggunakan jasa arsitek dari Belanda. Tingdeman, perancang dari belanda ini merancang masjid ini dengan corak bangunan Maroko, Eropa, Melayu, dan Timur Tengah. Campuran corak tersebut membuat masjid ini begitu unik dan menarik. Baca juga 7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat dan Para Ahli Masjid Raya Ganting Padang Sumber Sejarah mencatat bahwa masjid ini dibangun pada tahun 1700 masehi. Masjid ini juga beberapa dipindahkan ke beberapa tempat. Kemudian pada akhirnya dibangun dan tidak dipindah lagi di daeerah Ganting, kota Padang, Sumatra Barat. Yang menarik dari bentuk masjid ini adalah model atap masjid yang berbentuk delapan. Masjid ini pernah mengalami pengembangan yang dibantu belanda sebagai kompensasi digunakannya tanah wakaf oleh pemerintah belanda. Belanda mengganti tanah yang dijadikan jalur transportasi pabrik semen Indarung ke Pelabuhan Telur bayur. Pada pembangunan masjid ini juga dibantu oleh para pekerja etnis cina. Pada tahun 1833 daerah padang dilanda gempa dan Tsunami. Uniknya sama seperti Masjid Raya Baiturahman, Masjid Peninggalan Kerajaan Islam ini tetap kokoh berdiri sampai sekarang. Ada juga fakta menarik mengenai masjid ini. Masjid megah ini pernah dijadikan tempat pengungsian pertama bung karno. Pada tahun 1942 saat Sebelum Beliau di kirim ke Bengkulu untuk diasingkan. Masjid Istiqlal Jakarta Sumber Salah satu kebanggaan bangsa indonesia yaitu Masjid Istiqlal merupakan Masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid Istiqlal dibangun ditempat bekas benteng Prins Frederik. Sebuah benteng yang dibangun oleh penjajah belanda pada tahun 1873. Untuk pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Bung Karno di tahun 1951. Artisek yang menangani pembangunan ialah Frederich Silaban. Lama pembangunan sekitar 17 tahun, dimulai 1961 dan selesai pembangunan pada tahun 1978. Arti Nama masjid Istiqlal juga menarik. Istiqlal yang berasal dari bahasa arab yang memiliki arti merdeka. Sampai saat ini masjid Istiqlal merupakan masjid yang dijadikan pusat dari berbagai perayaan keagamaan umat islam. Seperti Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi Muhammad, dan kegiatan tabligh akbar juga kerap diadakan di Masjid Istiqlal. Masjid Termegah di Asia tenggara ini mampu menampung hingga 200 ribu jamaah. Bangunan masjid ini juga terdiri dari satu lantai dasar dan lima lantai di atasnya. Masjid Agung Cirebon Sumber Masjid Agung Cirebon juga biasa disebut dengan nama Masjid Agung Kasepuhan atau masjid Agung Sang Cipta Rasa. Selain itu, masjid ini dikenal juga dengan nama Masjid Sunan Gunung Jati. Masjid ini terletak berada di wilayah kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Sang pemakrasa dari pembangunan masjid ini adalah Sunan Gunung Jati. Sekaligus beliau yang mengarsitek masjid ini. Untuk pembangunan masjid ini belum ada data yang pasti. Namun kurang lebih pembangunan masjid ini selesai pada tahun 1480. Tahun itu bertepatan dengan masa penyebaran agama islam oleh para Wali Songo. Ada hal yang unik dari masjid ini yaitu masjid itu memilii sembilan pintu yang menuju ke satu ruangan utama. Kesembilan dari pintu tesebut melambangan dari jumlah para wali yaitu sembilan. Masjid Menara Kudus Sumber Sama seperti masjid Agung Cirebon, Masjid Menara Kudus ini dibangun oleh salah satu Wali Songo yaitu Sunan Kudus. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 1549 di kota kudus. Batu pertama bangunan masjid ini istimewa yaitu batu yang berasal dari Baitul Maqdis, Palestina. Menariknya bentuk menara masjid ini mirip dengan bentuk candi. Hal ini menenjukkan terjadi pencampuran pengaruh kebudayaan agama hindu dan Budha pada bangunan Masjid. Bukan berarti sang sunan mencampurkan agama islam dengan agama lain. Namun itu merupakan cara Sunan Kudu untuk menyampaiakan ajaran agama Islam kepada masyarakat Jawa. Hal tersebut agar para para penganut Hindu dan Budha pada masa itu mudah menerima kedatangan agama Islam. Uniknya pada menaranya ialah dibangun tanpa menggunakan semen, hanya menggunakan tanah liat sebagai perekat bangunan. Serta dihiasi dengan 32 piring biri yang bergambarkan lukisan menarik. Masjid Sunan Ampel Sumber Masjid Peninggalan Kerajaan Islam ini dibangun oleh Sunan Ampel pada tahun 1421. Bersama kedua sahabatnya yakni Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji membangun Masjid Sunan Ampel ini. Luas masjid ini kurang lebih sekita 2 km persegi. Selain itu, bangunannya memiliki 16 tiang kayu setinggi 17 meter dengan diameter 60 cm. Tiang kayu tersebut utuh tanpa ada sambungannya. Bahkan samapi sekarang pun belum diketahui bagaimana Sunan Ampel dan kedua sahabatnya mendirikan tiang. Tiap harinya masjid tersebut dipenuhi para peziarah yang mampir ke masjid setelah atau akan berziarah ke makan Sunan Ampel. Letak makan Sunan tepat dihalaman masjid. Selain makam Sunan Ampel ada juga makam pahlawan nasional yang bernama KH Mas Mansyur. Masjid Kotagede Yogyakarta Sumber Masjid Kotagede Yogyakarta merupakan masjid yang tua sekaligus memiliki sejara yang panjang di Yogyakarta. Pertama didirikan pada tahun 1640 oleh Sultan Agung, Raja kerajaan Mataram. Proses pembangunan masjid ini melibatkan banyak pekerja, beberapa diantaranya ada pekerja yang beragam Hindu dan Budha. Dengan saling gotong royong mereka membantu membangun masjid ini. Terlihat juga arsitektur masjid ini juga mendapat pengaruh bangunan Hindu dan Budha. Pada awal pembangunan, masjid ini hanya memiliki luas sekitar 100 meter persegi. Kemudian oleh Paku Buwono X diperluas bangunan masjid ini hingga mencapai meter persegi. Ada yang menarik dan unik dari masjid ini pada saat bulan ramadhan. Bila masjid dibanyak tempat sholat tarawih hanya samapi jam 9. Di Masjid Kotagede Yogyakarta pelaksaan sholat tarawih bisa sampai jam 12 malam. Masjid Sultan Suriansyah Sumber Masjid Sultan Suriansyah disebut juga dengan Masjid Kuin, sebuah masjid yang memiliki sejarah di Kota Banjarmasin. Pembangunan masjid ini dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah. Masjid ini menjadi masjid tertua di Kalimantan Selatan. Menariknya masjid ini terletak di tepi sungai Kuin bagian kiri. Untuk arsitekturnya berbentuk tradsional Banjarmasin dengan konstruksi panggung dan beratap tumpang. Sedang di bagian mihrab Masjid atap dibuat terpisah dengan bangunan utama masjid. Sekian ulasan mengenai Masjid Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia. Bila menurut penulis ada manfaatnya jangan lupa dibagikan. Terima kasih telah berkunjung dan membagikan artikel ini. Baca juga 4 Pengertian Tasawuf dalam Islam Menurut Tokoh Sufi Termasyhur
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya terbukti dengan banyaknya suku β suku bangsa yang tersebar di berbagai daerah di pulau β pulau kita. Kebudayaan Indonesia tentunya tidak berasal dari masa sekarang saja, namun merupakan warisan dari nenek moyang yang telah ada sejak berabad β abad lampau dan yang membentuk asal usul Nusantara kita. Kisah kehidupan nenek moyang tersebut merupakan bagian dari sejarah bangsa, yaitu cerita yang mengungkapkan kehidupan bangsa kita pada zaman sejarah merupakan segala bentuk bukti dari masa lalu yang bisa kita gunakan untuk mengetahui atau mendapatkan gambaran mengenai peristiwa yang terjadi pada masa itu. Beberapa bukti peninggalan tersebut masihdapat ditemukan hingga saat ini dan sebagian telah dilestarikan melalui keberadaan museum β museum yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan bersejarah di Indonesia tersebut. Mengetahui apa saja yang menjadi peninggalan bersejarah terutama di β Bentuk Peninggalan Bersejarah IndonesiaIndonesia memiliki banyak peninggalan sejarah berupa sumber sejarah seperti sumber tulisan, sumber lisan dan sumber benda yang kerap ditemukan oleh para peneliti di berbagai pelosok negeri. Beberapa bukti peninggalan sejarah di Indonesia antara lain1. Tulisan PrasastiPrasasti merupakan peninggalan sejarah yang berbentuk tulisan atau gambar yang diukir pada batu, sehingga juga dikenal dengan nama batu tulis. Isi prasasti biasanya berupa satu peristiwa penting dalam kurun waktu sejarah yang dialami oleh seorang pemimpin kerajaan atau mengenai kerajaan itu sendiri. Bahasa yang digunakan dalam beberapa prasasti berupa huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Beberapa prasasti yang ditemukan sebagai peninggalan bersejarah yang ada di Indonesia yaituPrasasti Yupa yang ditemukan di aliran sungai Mahakam, Kalimantan Timur bertahun sekitar 500 M, peninggalan Kerajaan Kutai Kartanegara dan merupakan prasasti Talaga Batu, Kota Kapur 686 M, Prasasti Kedukan Bukit 684 M, Prasasti Talang Tuo 684 M, Prasasti Karang Berahi dan Prasasti Palah Pasemah di Palembang merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang bercorak Padiegan, Weleri dan Jaring dari peninggalan Kerajaan Ciaruteun di Jawa Barat dari Kerajaan Tarumanegara yang terdapat gambar telapak kaki Raja Purnawarman. Selain itu juga ada Prasasti Pasir Jambu, Kebon Kopi, Pasir Awi, Muara Ciateun, Cidanghiang dan Prasasti Tulisan Naskah KunoPeninggalan bersejarah di Indonesia lainnya yang berbentuk tulisan adalah naskah kuno atau dokumen β dokumen penting yang berisi informasi pada zaman kuno, bisa juga berupa karya β karya sastra seperti syair, hikayat, legenda dan berbagai kitab. Beberapa naskah kuno yang berasal dari masa lampau di Indonesia antara lainKitab Sutasoma hasil karya Mpu Tantular dari Kerajaan Negarakertagama dari Mpu Prapanca, peninggalan Kerajaan Arjuna Wiwaha dari Mpu Kanwa dari Kerajaan Airlangga Kahuripan berupa syair dalam bahasa Jawa Kuna dan metrum yang asalnya dari Smaradhana oleh Mpu Darmaraja di zaman Raja Kameswara I, Kerajaan Bharatayudha, Hariwangsa dan Gatotkacasraya karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh di zaman Raja Jayabaya, Bangunan CandiCandi adalah peninggalan bersejarah yang ada di Indonesia berupa bangunan kuno yang terbuat dari batu dan biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan atau tempat ibadah untuk para umat Hindu dan Budha pada zaman dulu. Dengan demikian, candi adalah peninggalan kerajaan Hindu dan Budha. Fungsinya untuk memuliakan raja yang telah meninggal dunia dengan bangunan candi berasal dari nama salah satu Dewa Durga atau Dewa Maut, yaitu Candika. Pada dindingnya biasanya terdapat ukiran yang disebut relief dan sebagian besar bangunan candi berada di pulau Jawa. Beberapa candi yang ada di Indonesia antara lainCandi Borobudur yang bisa dikatakan sebagai candi paling terkenal di Indonesia dan juga candi terbesar di dunia , terletak di Magelang Jawa Tengah. Borobudur sudah ditetapkan UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia pada tahun Padas adalah candi di Bali tepatnya di Tampak Kidal adalah candi di Jawa Timur tepatnya Malang, .Candi Sewu yaitu candi di Magelang, Jawa Prambanan yaitu candi di Klaten, Jawa Tikus di Mojokerto, Jawa Kalasan di Jawa Tengah. Ada juga candi di Kediri dan candi di Jawa Bangunan BentengPeninggalan bersejarah di Indonesia ini difungsikan sebagai bangunan yang berguna untuk mempertahankan diri dari serangan lawan pada masa perang. Sebagian besar benteng yang ada di Indonesia berasal dari peninggalan Belanda, Portugis, dan Spanyol pada masa kolonialisme Eropa di Indonesia. Ada pula benteng yang dibangun oleh raja β raja di Nusantara pada zaman dulu. Contoh peninggalan bangunan bersejarah berupa benteng antara lainBenteng Inong Balee di Aceh, Daerah Istimewa Bonjol di Bonjol, Sumatera BaratBenteng Duurstede di Saparua, Surason di Banten Jawa Jagaraga di Marlborough di Fort de Kock di Keraton di Bangunan MasjidPeninggalan berupa bangunan ini adalah tempat umat Islam beribadah, yang membuktikan bahwa pengaruh agama Islam di Indonesia telah ada sejak berabad β abad lampau. Beberapa masjid yang mengandung nilai sejarah di Indonesia yaitu Masjid Demak, Masjid Aceh, Masjid Agung Banten, Masjid Makan Sedang Duwur Jatim, Masjid Kudus, Masjid Jami Pontianak dan Sejarah Masjid Agung Bangunan Monumen dan TuguPeninggalan bersejarah ini merupakan bangunan yang sengaja dibuat untuk melambangkan peringatan terhadap suatu peristiwa dan menghormati jasa perjuangan dari para pahlawan zaman lampau. Indonesia memiliki banyak monumen atau tugu, diantaranya Monumen Nasional Monas di Jakarta, Monumen Tugu Muda di Semarang, Monumen Proklamasi di Jakarta, Monumen Palagan Ambarawa di Semarang, Monumen Pers Nasional di Solo, Bangunan Istana atau KeratonPeninggalan bersejarah di Indonesia juga termasuk bangunan Istana atau Keraton, karena di Indonesia pada zaman dulu banyak sekali kerajaan yang eksis sehingga peninggalannya masih bisa kita temukan hingga saat ini. Peninggalan berupa istana atau keraton tersebut antara lain Istana Maimun Medan, Istana Negara di Jakarta, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Jawa Tengah dan juga Keraton Yogyakarta. Ada juga Istana Siak Sri Indrapura yang dibangun pada 1888 oleh Sultan Bangunan MakamMakam adalah bangunan yang menjadi tempat persemayaman orang β orang yang sudah meninggal, termasuk disini para raja atau tokoh β tokoh penting dalam sejarah. Makam kerap dijadikan sumber sejarah. Beberapa makam yang ada di Indonesia contohnya adalahMakam raja β raja Surakarta dan Yogyakarta di Imogiri, Pangeran Diponegoro di makassar Sulawesi Kartini di Rembang, Ir. Soekarno, presiden RI Pertama di Blitar Sunan Kalijaga di Demak, Benda Peninggalan BersejarahPeninggalan bersejarah di Indonesia juga bisa dilihat dari berbagai benda atau barang yang terhubung dengan nilai sejarah. Beberapa benda tersebut antara lainFosil β Sisa β sisa dari bagian makhluk hidup berupa manusia, hewan atau tumbuhan yang sudah membatu. Fosil bisa ditemukan di area Desa Trinil di Mojokerto, Jatim, Fosil dalam Sejarah Museum Sangiran di Sragen, Jateng dan juga beberapa peninggalan sejarah β Merupakan peralatan atau perkakas yang dibuat manusia pada zaman dulu, bisa berupa alat pertanian, alat makan, alat memasak, perhiasan dan β Peninggalan sejarah ini bercorak Hindu atau Budha yang biasa dikenal masyarakat dengan istilah Patung yang terbuat dari perunggu atau emas. Bentuknya bermacam β macam, bisa berupa patung dewa, binatang atau patung raja dan ratu. Contoh penemuan arca di Indonesia adalah Arca Buddha Amarawati di Sulawesi Selatan, Arca Roro Jonggrang di Candi Prambanan, Arca Airlangga di Belahan, dan Arca Tribuwana di candi Karya SeniPeninggalan sejarah ini berasal dari nenek moyang berupa tradisi yang dilakukan secara turun temurun di masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Karya seni itu antara lain adalahTarian tradisional seperti Tari Gambyong dari Jawa Tengah atau Tari Seudati dari atau cerita rakyat yang disampaikan secara turun temurun namun tidak memiliki sumber atau pengarang yang jelas. Biasanya mengandung pelajaran moral yang bisa dipetik. Contohnya Malin Kundang dari Sumatera Barat dan cerita tentang Tangkuban Parahu/Sangkuriang dari Jawa β lagu daerah yang juga dinyanyikan secara turun temurun dan masih dilestarikan hingga saat ini. Misalnya lagu Gending Sriwijaya dari Sumatera dan Lir β Ilir dari Jawa pertunjukan tradisional seperti Wayang Golek dari Jawa Barat, Wayang Kulit dari Jawa Tengah dan Yogyakarta, Ogoh β ogoh dari bersejarah di Indonesia lainnya berupa adat istiadat yang hingga sekarang masih dipraktekkan oleh beberapa suku berbeda di berbagai daerah Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Contoh upacara adat yang masih dilakukan adalah upacara Ngaben di Bali, upacara pernikahan Ngeyeuk Sereuh di Jawa Barat, malam Midodareni yang dilakukan di Jawa Tengah. Pengetahuan mengenai apa saja peninggalan sejarah yang kita miliki merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menjaga agar Indonesia tidak kehilangan budaya aslinya sendiri yang sangat beragam dan perlu dilestarikan. Sebagai bangsa Indonesia, kita juga tidak boleh kehilangan identitas sebagai bangsa yang kaya akan budaya di tengah gempuran berbagai budaya dari luar.
Jakarta - Indonesia terkenal sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Hal ini disebabkan perjalanan penyebaran agama Islam di Nusantara memiliki sejarah yang cukup panjang. Sehingga banyak juga masjid-masjid bersejarah yang di Islam memicu banyaknya masjid-masjid yang ada di Indonesia. Beberapa diantaranya berusia ratusan tahun dan memiliki nilai sejarah beberapa masjid bersejarah di Indonesia1. Masjid Saka Tunggal BanyumasMasjid tertua di Indonesia yang pertama adalah Masjid Saka Tunggal Banyumas. Bangunan rumah ibadah ini berlokasi di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Saka Tunggal Banyumas didirikan pada tahun 1288 pada era Mataram Kuno. Satu hal yang membuat masjid ini terbilang unik, bangunannya hanya ditopang oleh satu tiang penyangga dalam buku "Terpesona di 7 Menara Keberkahan" oleh Suharyo Widagdo, sejak tahun 1965, masjid ini sudah dua kali mengalami pemugaran. Selain dinding dari tembok, ada juga beberapa bagian yang diberi anyaman Masjid Agung Sunan AmpelDari Jawa Tengah, beralih ke Jawa Timur. Masjid Agung Sunan Ampel terletak di ini dibangun pada tahun 1421 oleh Raden Achmad Rachmatulloh yang tak lain adalah Sunan Ampel. Gaya arsitektur masjid Agung Sunan Ampel khas Jawa Kuno dan Arab Masjid Kuno Bayan BeleqDilansir dalam Cagar Budaya Kemendikbud, Masjid Kuno Bayan Beleq adalah masjid yang dibangun pada masa-masa awal berkembangnya Islam di Pulau Lombok. Masjid ini dibangun di Desa Bayan yang kini termasuk bagian dari Kabupaten Lombok Barat sekitar abad Beleq mempunyai arti "makam besar". Hal ini sesuai dengan kondisi di sekitar masjid yang banyak terdapat makam. Makam-makan tersebut merupakan makam dari Plawangan, Karang Salah, Anyar, Reak, Titi Mas Penghulu, Sesait, tokoh-tokoh agama Islam lain, dan orang-orang yang ikut membangun dan mengurus masjid sejak awal Masjid Agung DemakMasjid tertua di Indonesia selanjutnya cukup populer yakni masjid Agung Demak yang merupakan tempat berkumpulnya para Wali Songo. Penyebutan Wali Songo merujuk pada ulama yang menyebarkan agama Islam di ini dibangun tahun 1474 dan terletak di desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Pendiri masjid ini yaitu Raden Patah yang merupakan raja pertama Kesultanan Cagar Budaya Kemendikbud, Masjid Agung Demak dibangun dengan gaya khas Majapahit, yang membawa corak kebudayaan Bali. Gaya ini berpadu harmonis dengan langgam rumah tradisional Jawa arsitektur Masjid Agung Demak dengan bangunan Majapahit bisa dilihat dari bentuk atapnya. Namun, kubah melengkung yang identik dengan ciri masjid sebagai bangunan Islam, malah tak tampak. Sebaliknya, yang terlihat justru adaptasi dari bangunan peribadatan agama Masjid Agung Sang CiptarasaDalam buku "Masjid-masjid Bersejarah di Indonesia" oleh Abdul Baqir Zein, masjid tertua kali ini berlokasi di Kesepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Masjid Agung Sang Ciptarasa didirikan pada tahun 1480 oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan dari bentuk kubahnya memang tidak terlalu istimewa karena bentuknya hampir sama dengan kebanyakan masjid kuno di Indonesia. Namun jika masuk ke dalam, corak arsitektur akan terlihat jelas dari warna Masjid Sultan SuriansyahMasjid Sultan Suriansyah didirikan pada tahun 1526 oleh Raja Banjar pertama di Kalimantan Selatan yang tak lain adalah Sultan Suriansyah. Dari segi arsitektur, masjid ini menampilkan ornamen kayu konstruksi panggung dan atap tumpang menggambarkan gaya tradisional Banjar sebagaimana dilansir dari sumber yang Masjid Kuno SingarajaMasjid Kuno Singaraja, berlokasi di Jalan Hasanuddin, Kampung Kajanan, Singaraja, Pulau Bali. Masjid ini didirikan pada tahun 1654 peneliti budaya Bali Utara, Dr. Sugianto menyatakan masjid tua ini memiliki peranan yang sangat besar dalam penulisan Al Qur'an tertua di Nusantara. Menurutnya, besar kemungkinan sebagian isi Al Qur'an tertua ditulis di masjid 7 masjid tertua dan bersejarah di Indonesia yang mungkin bisa menjadi referensi detikers sebagai wisata religi saat Ramadan atau bahkan sekedar menambah wawasan terkait masjid tua di Indonesia. Selalu patuhi prokes jika hendak berpergian ya, detikers! lus/lus
jelaskan mengapa semua bangunan masjid peninggalan sejarah di indonesia